Tumbuhan di Papua

Papua, WAJAR jika masyarakat Papua menggantungkan pada alam, sebab apa yang terdapat di bumi Papua memang diperuntukkan buat mereka. Sebuah ekosistem tidak akan lengkap tanpa adanya sebuah habitat yang dapat tumbuh dam berkembang biak.

Keadaan tanah, iklim, dan ketinggian tempat menyebabkan perbedaan tipe vegetasi di Papua. Umumnya pada hutan hujan dataran rendah tipe vegetasi lebih beragam dibandingkan dengan kondisi lainnya.

Daerah yang terbesar di antaranya adalah di Kalimantan dan Papua. Hutan hujan pegunungan menyebabkan tempat ini basah setiap tahunnya sehingga tidak memberikan kesempatan untuk tumbuhan jenis lain beradaptasi.

Ketika Media dan Tim Ekspedisi Metro TV ke bumi Papua, hujan kerap turun di sana. Cuaca sering berubah-ubah. Berdasarkan literatur yang Media peroleh jahe merah menyala tapeinocheilos pungens merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dapat ditemukan pada hutan (bagian terendah) di Papua.

Masih di tempat yang sama, suatu jenis tumbuhan merambat yang dikenal dengan bunga Irian (mucuna bennettii) bertebaran di mana-mana. Tanaman bakau merupakan tumbuhan yang tidak asing lagi ditemui di sepanjang pantai di Papua. Di dunia, Indonesia merupakan habitat terkaya dari berbagai jenis bakau.

Terluas

Papua merupakan daerah pegunungan yang terluas di Indonesia. Sehingga flora yang tumbuh di sini sangat beragam bergantung pada tingkat ketinggian. Jenisnya berbeda dari satu daerah ke daerah lainnya. Pohon beech yang nama latinnya nothofagus sp merupakan salah satu flora yang menjadi ciri khas dari hutan pegunungan Papua.

Dengan ketinggian 2.000 meter di mana keadaannya lembap, umumnya pohon ditumbuhi oleh sejenis lumut angin. Daerah dengan keadaan lembab seperti ini ada di hutan pegunungan Lembah Baliem dan lumut kerak yang tumbuh 2.000 meter di atas permukaan laut di Lembah Baliem.

Masih berada di Lembah Baliem, di ketinggian yang lebih 2.500 meter (hutan berkabut), tanah akan ditumbuhi oleh tumbuhan paku-pakuan/ ental paku muda.

Di Vegetasi Alpin yang terletak di atas 3.800 meter merupakan daerah yang sangat dingin sehingga sulit bagi sejenis pepohonan hidup. Vegetasi Alpin berkait dengan ketinggian, tipe tanah dan penyaluran air. Tumbuhan jenis tundra, misalnya lumut dan lumut kerak umumnya tumbuh di sini.

Perdu Alpin dengan bunga berwarna biru gelap merupakan tumbuhan endemik di Papua. Di Papua Selatan terdapat daerah di mana ditumbuhi pohon kayu putih (melalueca leucodendron), sejenis pohon berkulit tebal, mudah terkelupas dan tumbuh kembali untuk mencegah kerusakan oleh api.

Ada salah satu jenis tumbuhan yang sangat unik yang terdapat di Papua. Tumbuhan ini di sebut tumbuhan semut. Beberapa jenis tumbuhan memiliki umbi yang besar dan berlubang. Lubang-lubang tersebut menjadi tempat tinggal dari koloni semut jenis tertentu.

Semut mengisi lubang-lubang yang mengandung hipokotil tersebut. Terdapat empat jenis tumbuhan-semut: hydnophytum, myrmephytum, myrmecodia, dan rubiaceae. Namun jenis yang ditemukan di Papua adalah hydnophytum petiolatum yang terdapat di dataran rendah dan moseleyanum di pinggir pantai. Jenis myrmecodia playtyrea, juga banyak terdapat di Papua.(Golda/S-5)

(sumber: media indonesia)

1 Komentar

  1. vvyyiiee

    cuma itu doankssssssssssssss………………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: